Ana

Senin, 12 Maret 2012

Bahaya Kankung

Awalnya aku dapet broadcast-an dari temen tentang bahaya makan kangkung.
karena penasaran, aku googling dan di forum kompas, aku dapat cerita yang sama.
Ini dia cerita tentang bahaya makan kankung.
" Saya mendapat cerita ini dari seorang teman, tapi Saya lupa tempat
persisnya di negara mana, yang jelas antara Singapura/Malaysia. Pada suatu
hari di rumah sakit terkenal, semua dokter kebingungan hanya karena ada
seorang anak kecil yang tampan menderita sakit perut. Anak itu dibawa ke
rumah sakit oleh orang tuanya setelah 2 hari menderita diare. Sudah
bermacam obat sakit perut yang diberikan kepada anak itu, namun diarenya
tidak kunjung sembuh.


Di rumah sakit, orang tua anak tersebut ditanya oleh dokter, makanan apa
saja yang sudah dimakan oleh anak tersebut selama 2 hari ini. Orang tua
anak itu kebingungan, karena sejak anaknya diare otomatis anak tersebut
tidak mau makan, dia hanya minum susu, itu pun langsung dikeluarkan lagi.
Setelah usut punya usut, ternyata sebelum menderita diare, malamnya anak
tersebut baru saja diajak makan kangkung cos di restoran oleh orang
tuanya.


Dokter segera melakukan rontgen, ternyata diusus anak tersebut telah
berkembang biak lintah dengan anaknya yang kecil-kecil. Dokter angkat
tangan dan menyatakan tidak sanggup mengambil tindakan medis apapun.
Akhirnya anak kecil tampan yang malang itupun meninggal dunia.


Usut punya usut, ternyata lintah itu sebelumnya bersemayam di dalam batang
kangkung yang besar. Memang, untuk penggemar kangkung karena yang paling enak
adalah batangnya, apa lagi jika dimasak oleh seorang ahli, maka kangkung karena rasanya akan menjadi renyah. Lintah yang berada di dalam batang
kangkung itu tidak akan mati walau dimasak selama apapun, apa lagi untuk
kangkung karena  prosesmemasak tidak terlalu lama untuk menghasilkan rasa
kangkung yang enak. lintah hanya akan mati jika dibakar.


Di dalam usus anak tadi, lintah yang tadinya hanya 1 dalam 2 hari
berkembang biak dengan cepatnya karena terus menerus menghisap darah yang
ada, otomatis dokter juga kebingungan, bagaimana mematikan/membersih kan
lintah yang telah sangat banyak tersebut dari dalam usus anak malang itu.


Jujur, sejak mendengar cerita itu, kesukaan saya akan kangkung menjadi
berkurang, boleh dibilang sudah 1 bulan ini saya sama sekali tidak
mengkonsumsi kangkung dalam bentuk apa pun, bukan karena menjadi paranoid,
tapi bagi Saya lebih baik menjaga segala kemungkinan yang ada, toh tidak
hanya kangkung yang dapat kita konsumsi, masih banyak sayur lain yang
dapat kita makan dengan meminimalisir segala kemungkinan "lintah" yang
terselip di dalamnya. "




Nah,itu dia cuplikan ceritanya..
Bagi temen-temen pencinta kangkung, Berikut beberapa tips supaya terhindar dari bahaya kangkung :
  • Belah batang kankung sebelum dimasak
  • cuci kangkung sampai bersih
  • Jika dibutuhkan, cuci kangkung dengan air garam, supaya ulat-ulatnya terlepas dari sayuran.
  • Banyak-banyak doa sebelum makan 
  • Semoga cerita ini dapat menjadi pertimbangan untuk kita semua pada saat
    ingin mengkonsumsi kangkung. :) :)


Jumat, 09 Maret 2012

Tugas kelompok 1

Horas.

Pada kuliah Mata Kuliah Psikologi Pendidikan (9 Maret 2012), Ibu Dina sebagai dosen pengampu meminta kami untuk membentuk kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari tiga orang.
           Rahel Marisa (111301092)

Adapun topik yang dibahas adalah pandangan dan penilaian kelompok mengenai penggunaan akun gmail dan blog dalam proses belajar dengan sistem e-learning.
Menurut pandangan kelompok, kami setuju dengan adanya sistem e-learning dalam Mata Kuliah Psikologi Pendidikan. Ada beberapa manfaat dengan diterapkannya e-learning yaitu pembuatan akun gmail dan blog individu, antara lain:
1. Mendapat motivasi untuk dapat menguasai sistem e-learning melalui media facebook dan blog sebagai sarana belajar online.
2. Membantu mengembangkan bakat dan kreativitas dalam menulis.
3. Menjadi sarana yang menarik untuk berinovasi.
4. Dengan metode e-learning, mahasiswa akan mendapat materi-materi kuliah dari media belajar yang banyak di internet sehingga menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa.
5. Dengan blog ini, juga dapat menciptakan relasi pertemanan yang semakin baik.

Di Indonesia, khususnya di Medan tentunya sudah banyak sekolah-sekolah juga universitas-universitas yang menerapkan metode belajar e-learning. Di USU sendiri e-learning telah dapat di akses melalui situs resmi USU. Seluruh fakultas di USU telah menerapkan
sistem e-learning. Namun yang sangat disayangkan, setelah Bu Dina menunjukkan situs e-learning ternyata banyak mahasiswa/i Fakultas Psikologi yang belum pernah mengakses situs pembelajaran tersebut. Saya sendiri mengetahui bahwa di USU telah diterapkan metode belajar e-learning, namun tak dapat dipungkiri bahwa sebelum metode belajar Psikologi Pendidikan yang menerapkannya, saya belum pernah mengakses situs tersebut. Namun mudah-mudahan setelah belajar Psikologi Pendidikan saya akan meningkatkan kemauan saya untuk mengakses situs tersebut. Amin.

Maka dari itu, kelompok kami sangat setuju dengan adanya proses pembelajaran e-learning ini. Dengan begitu kami dapat mempersiapkan diri dalam memiliki metode belajar yang dapat mengikuti perkembangan teknologi dan tentunya perkembangan di bidang ilmu Psikologi.

Namun saya pribadi memiliki sebuah pertanyaan yang ingin sekali saya ketahui jawabannya. Yaitu apa sih sebenarnya yang membuat siswa/i maupun mahasiswa/i minatnya dalam mengakses situs e-learning ini kurang? Semoga dengan belajar Psikologi Pendidikan dan mengembangkan minat saya dalam belajar e-learning saya dapat mengetahui jawabannya.


Sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Dosen Pengampu Mata Kuliah Psikologi Ibu Filia Dina beserta Ibu Dosena lainnya telah membuka cakrawala kami mengenai proses belajar e-learning.

Sekian dan Terima Kasih!

Horas..