Ana

Jumat, 30 Maret 2012

Hubungan Kecemasan dengan Daging Merah ???

Rabu kemarin, kelas genap belajar Psi Kepribadian mengenai Tokoh Cattell.
Saya tertarik mengenai bahasan kecemasan.
Menurut Cattell, ada 4 faktor yang mempengaruhi perkembangan Kepribadian  :
1. Tahap Perkembangan
2. Heredity vs Environmental
3. Proses Pembelajaran (Learning)
4. Kecemasan


Menurut Cattel Kecemasan itu terbagi 2, yaitu kecemasan sebagai keadaan dan kecemasan sebagai trait.
Nah, kecemasan sebagai trait itu biasanya kecemasan yang berlebihan contohnya kecemasan yang kronis. Kecemasan yang Kronis itu biasanya kecemasan yang berlebihan yang mana orang -orang yang menganut ini, biasanya mencemaskan hal-hal yang pada orang awam tidak perlu dicemaskan.

Namun yang ingin saya bahas saat ini bukanlah tentang kecemasan menurut Cattell , namun hubungan kecemasan dengan daging merah.....
Ada gak yaaa hubungannya ????

Ternyata tak selamanya daging merah berakibat buruk bagi kesehatan.
Bila dikonsumsi tidak berlebihan, daging merah bermanfaat terutama bagi perempuan. 
Daging merah ternyata dapat mengurangi depresi dan kecemasan pada kaum hawa.

Demikian hasil penelitian di Deakin University Barwon Psychiatric, Australia yang dipimpin oleh Felice Jacka, seorang profesor dari unit riset psychiatric. Jacka dan rekan-rekannya meneliti hubungan antara konsumsi daging merah dengan gangguan depresi.
Penelitian itu melibatkan seribu perempuan di wilayah Geelong. 
Hasilnya, perempuan yang mengkonsumsi sedikit daging merah justru mengalami kemungkinan depresi dua kali lipat.

 Awalnya mereka berpikir bahwa daging merah mungkin tidak baik untuk kesehatan mental, sebagaimana penelitian di negara lain telah menemukan konsumsi daging merah terkait dengan risiko kesehatan fisik, tetapi ternyata sebenarnya konsumsi daging merah sangat penting.
 Tapi, sangat disarankan untuk mengkonsumsi jenis daging merah yang segar ketika belum dimasak untuk mendapatkan hasil terbaik.
  
Ternyata konsumsi daging merah juga sangat penting teman-teman.. smoga info ini bergunaaa ^^
 
 


Pendidikan Pra Sekolah

Topik hari ini, adalah mengenai Pendidikan Pra Sekolah.
Penulis akan membahas kembali sedikit tentang apa yang sudah dipelajari tadi pagi.

Pendidikan Pra sekolah sering juga disebut dengan pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD).
Defenisi PAUD sesuai dengan UUD RI No. 2 tahun 1989 adalah " Pendidikan anak Pra sekolah adalah pendidikan yang diselenggarakan untuk mengembangkan pribadi,pengetahuan dan keterampilan yang melandasi pendidikan dasar serta mengembangkan diri secara utuh sesuai dengan asas pendidikan sedini mungkin seumur hidup"
Ruang Lingkup usia anak usia dini adalah:
Bayi              (0-12 bulan)
Toddler         ( 1-3 tahun)
Pra sekolah   (3-6 tahun)
Awal SD       (6-8 tahun)

Ada beberapa tokoh yang mempengaruhi dunia pendidikan
1. Friedik Fruebel
    Beliau merupakan Bapak Pendidikan Anak Usia Dini. Beliau merupakan orang yang pertama kali            membuka sekolah taman kanak-kanak di Jerman

2.John Dewey
   Beliau adalah tokoh yang mempengaruhi pendidikan di Amerika. Teori Dewey mengenai sekolah disebut dengan "progressivism" yang lebih menekankan minat daripada mata peklajaran itu sendiri pada anak didik. Sehingga muncullah istilah " Child Contered" & "Child Centered Schools"


3.Montesori
   Beliau adalah tokoh yang menekankan pada persepsi anak terhadap dunia.

4. Ki Hajar Dewantara
    Beliau merupakan tokoh yang sangat berpengaruh dalam dunia pendidikan di Indonesia. Dan sangat terkenal dengan sekolah yang didirikannya yaitu Taman Siswa. Beliau memiliki pandangan mengenai ciri khas PAUD:
- Menanamkan Budi Pekerti dan sistem Among
-Bentuknya bukan mata pelajaran tetapi menanamkan nilai martabat kemanusiaan,nilai moral,watak, dan pada akhirnya menentukan manusia yang berkepribadian

Nah, itu dia sebahagian dari tokoh-tokoh yang berpengaruh dalam dunia pendidikan anak usia dini.
Kali ini penulis akan membahas mengenai pentingnya PAUD.
Pendidikan Anak usia Dini, sangat penting. karena akan memberikan persiapan anak dalam menghadapi masa-masa sekolahnya. Dalam usia mereka , mereka diajarkan dengan cara yang mereka ketahui,yakni lewat bermain. Lewat permainan yang diarahkan, anak bisa belajar banyak, seperti melatih cara bersosialisasi,mengatasi konflik,problem solving, kewajiban sosial dan mereka juga bisa belajar 1-3 bahasa.
Lewat bermain anak, tidak dipaksa untuk belajar. saat bermain otak anak dalam keadaan yg tenang, Dan saat tenang itulah, pendidikan bisa masuk dan tertanam.

Sekian ulasan mengenai Pendidikan Anak Usia Dini. Semoga bergunaa yaa teman-teman.... :)

Jumat, 23 Maret 2012

Luar biasanyaa Khasiat Air Putih.


Kali ini Penulis akan berbagi informasi mengenai air putih.
Dari kecil, kita sudah diajarkan untuk mengkonsumsi air putih.
Namun, sering kali kita mengabaikan dan menyepelaekan manfaat air putih itu sendiri.
Kita sering kali lebih menyukai konsumsi minuman yang manis-manis. Dan kurang tertarik dengan air putih.
Meskipun kelihatannya, air putih itu sederhana. Namun ternyata memiliki khasiat yang luar biasa, seperti :
  
1.Meningkatkan energi
Mengonsumsi air bisa meningkatkan metabolisme, membantu seseorang menjadi lebih waspada serta merasa lebih segar karena adanya peningkatan energi di dalam tubuh. Hal ini karena hampir semua bagian tubuh memerlukan air agar bisa bekerja secara optimal, jika tubuh dehidrasi akan timbul kelelahan dan lesu sehingga menjadi tidak efisien. 

2Menghilangkan racun
Minum air terutamadi pagi hari akan membantu meringankan fungsi ginjal dalam hal menghilangkan berbagai racun dan produk buangan (limbah) dari dalam sistem tubuh. Hal ini karena saat malam hari tubuh tidak mendapatkan asupan cairan. 

3.Mengurangi berat badan
Mara Z. Vitolins, seorang ahli nutrisi dari Wake Forest University Baptist Medical Center menuturkan umumnya tubuh tidak bisa membedakan antara rasa lapar dan haus, karenanya konsumsi air minum bisa membantu membedakan hal tersebut.Selain itu jika seseorang minum air putih saat sedang lapar akan terlihat adanya penurunan nafsu makan sehingga membantu menurunkan berat badan, dan menghindari konsumsi minuman lain yang tinggi gula, aklori atau kafein.

4.Menangani masalah kulit
Air putih juga dapat berfungsi dalam menangani masalah kulit. Air tersebut akan membantu memperbaiki sel-sel kulit yang rusak. Kulit terdiri dari 70% kandungan air, dan apabila anda tidak cukup banyak mengkonsumsi air, anda dapat terkena masalah kulit seperti, berjerawat, kulit kering. Kulit sendiri pun dapat menyebabkan masalah tambahan seperti eksim, scaling retak, dan infeksi.

5.Mengurangi resiko terkena nyeri pada sendi
Mengonsumsi air putih dalam jumlah yang banyak dapat mengurangi terkena nyeri pada sendi. Dalam kebutuhan tubuh yang mencangkup kebutuhan air ternyata air putih dibutuhkan oleh tulang rawan berikut sendi yang normalnya membutuhkan air. Jika tulang tersebut kekurangan air maka akan menipis dan tidak dapat melindungi sendi-sendi dengan baik. Hal tersebut yang mengakibatkan sendi dan tulang terasa ngilu/ nyeri


6. Memperlancar sistem pencernaan
Mengkonsumsi air dalam jumlah cukup setiap hari akan memperlancar sistem pencernaan sehingga kita akan terhindari dari masalah-masalah pencernaan seperti maag ataupun sembelit. Pembakaran kalori juga akan berjalan efisien.

Nah, ternyata banyak sekali manfaat dari mengkonsumsi air putih. Jadi, ada baiknya kalau kita mulai mendisiplinkan diri untuk mengkonsumsi air putih secara teratur. paling sedikit 8 gelas per hari. dan sangat dianjurkan untuk meminum air putih, setelah bangun tidur.
Demikian info kali ini. semoga berguna buat pembaca sekalian.... :)

Kamis, 22 Maret 2012

Intelegensi Menurut James Mckeen Cattell


Yap Rima Oktavya Sinaga (11-042)
Rosliana Karolina Manalu (11-052)
Christyn Elisabeth Siagian (11-094)


Tes Intelegensi
Tes intelegensi itu dirasakan sangat penting didorong oleh kesadaran akan perlunya memperlakukan manusia secara individual sesuai dengan kapasitas dan petensinya masing masing, terurama bila menyangkut bidang pekerjaan dan pendidikan.




James Mckeen Cattel (25 Meio 1860-20 Januari, 1933), Psikolog Amerika, adalah profesor pertama psikologi di Amerka Serikat di University of pennsylvania dan penerbit jurnal ilmiah dan publikasi terutama jurnal science. Dia juga bertugas di dewan pengawas untuk layanan sains. Cattel membantu mendirikan psikologi sebagai ilmu yang sah dan layak  ditempatkan di tingkat tertinggi akademi. Pada saat kematiannya, New York Times memuji dia sebagai “dDekan Ilmu pengetahuan Amerika , namun Cattel mungkin paling diingat untuk oposisi yang tak kenal kompromi untuk keterlibatan Amerika dalam perang dunia I.



Sejarah
Pada abad XIV, di Cina, telah berlangsung usaha untuk mengukur kompetensi para pelamar jabatan pegawai negara. Untuk dapat diterima sebagai pegawai, para pelamar harus mengikuti ujian, ujian tertulis mengenai pengetahuan konvusion klasik dan mengenai kemampuan menulis puisi. Ujian ini berlangsung sehari semalam di tingkat distrik. Kurang dari 7% pelamar yang biasanya lulus tingkat distrik kemudian harus mengikuti ujian berikutnya yang berupa menulis prosa dan sajak. Dalam ujian ke 2 ini kurang dari 10% peserta yang lulus. Akhirnya barulah ujian tingkat akhir diadakan di peking dimana diantara para peserta terakhir ini hanya lulus 3% saja. Lulusan ini kemudian diangkat menjadi mandarin dan bekerja sebagai pegawai negara. Dengan demikian dari ke 3 tahap ujian tersebut hanya 5 diantara 100.000 pelamar yang akhirnya menjadi mandarin.
Rintisan Cattel 

Mungkin suatu kebetulan, bahwa awal perkembangan pengukuran mental berpusat pada kempuan yang bersifat umum yang kita kenal sebagai tes intelegensi. Usaha pengukuran intelegensi berkembang dalam kurun waktu yang kurang lebih serempak di amerika serikat dan perancis.
Di amerika, usaha pertama tersebut dimulai oleh tokoh pencetus istilah “tes mental”, james McKeen cattell (1860-1944), yang menerbitkan bukunya mental tes and measuremens di tahun 1890. buku ini berisi serangkaian tes intelegensi yang terdiri atas 10 jenis ukuran. Ke 10 macam ukuran tersebut adalah :
1. dinamo meter peasure, yaitu ukuran kekuatan tangan menekan pegas yang dianggap sebagai indikator     aspek psikofisiologis.
2. rate of movement, yaitu kecepatan gerak tangan dalam satuan waktu tertentu yang dianggap memiliki komponen mental didalamnya.
3. sensation areas, yaitu pengukuran jarak terkecil diantara 2 tempat yang terpisah dikulit yang masih dapat dirasakan sebagai 2 titik berbeda.
4. peasue caosing pain, yaitu pengukuran yamg dianggap berguna dalam diaknosis terhadap penyakit saraf dan dalam mempelajari status kesadaran abnormal.
5. least noticabele difference in weight, yaitu pengukuran perbedaan berat yang terkecil yang masih dapat dirasakan seseorang.
6. reaction time for sound, yang mengukur waktu antara pemberian stimulus dengan timbulnya reaksi tercepat.
7. time for naming colors, yang dimaksudkan sebagai ukuran terhadap proses yang lebih”mental”daripada waktu-reaksi yang dianggap reflektif.,
8. bisection of a 50-cm line, yang dianggap sebagai suatu ukuran terhadap akurasi “ space judgment’
9. judgment of 10second time, yang dimaksudkan sebagai ukuran akurasi dalam ‘time judgment’( subyek diminta menghitung 10 detik tampa bantuan apapun).
10. number of latters repeated upon once hearing, yang dimaksudkan sebagai ukuran terhadap perhatian dan ingatan( subyek diminta mengulang huruf yang sudah disebutkan 1x)
skala skala binet-simon (alfred binet, 1857-1911)
dilakukan dengan cara mengukur lingkaran tempurung anak-anak (metoda kraniometri) untuk mengukur ketajaman bayangan, ketahanan dan kualitas perhatian, ingatan, kualitas penilaian moral dan estetika, dan kecakapan kesalahan logika serta memahami kalimat-kalimat.

Selasa, 13 Maret 2012

Simbol-simbol dalam Statistika

Teman-teman, berikut ini postingan berisi simbol-simbol statistik
Semoga berguna yaaa..... :)

Probability and statistics symbols table

Symbol Symbol Name Meaning / definition Example
P(A) probability function probability of event A P(A) = 0.5
P(AB) probability of events intersection probability that of events A and B P(AB) = 0.5
P(A B) probability of events union probability that of events A or B P(AB) = 0.5
P(A | B) conditional probability function probability of event A given event B occured P(A | B) = 0.3
f (x) probability density function (pdf) P(a x b) = ∫ f (x) dx
F(x) cumulative distribution function (cdf) F(x) = P(X x)
μ population mean mean of population values μ = 10
E(X) expectation value expected value of random variable X E(X) = 10
E(X | Y) conditional expectation expected value of random variable X given Y E(X | Y=2) = 5
var(X) variance variance of random variable X var(X) = 4
σ2 variance variance of population values σ2 = 4
std(X) standard deviation standard deviation of random variable X std(X) = 2
σX standard deviation standard deviation value of random variable X σX  = 2
median middle value of random variable x
cov(X,Y) covariance covariance of random variables X and Y cov(X,Y) = 4
corr(X,Y) correlation correlation of random variables X and Y corr(X,Y) = 0.6
ρX,Y correlation correlation of random variables X and Y ρX,Y = 0.6
summation summation - sum of all values in range of series
∑∑ double summation double summation
Mo mode value that occurs most frequently in population
MR mid-range
MR = (xmax+xmin)/2
Md sample median half the population is below this value
Q1 lower / first quartile 25% of population are below this value
Q2 median / second quartile 50% of population are below this value = median of samples
Q3 upper / third quartile 75% of population are below this value
x sample mean average / arithmetic mean x = (2+5+9) / 3 = 5.333
s 2 sample variance population samples variance estimator s 2 = 4
s sample standard deviation population samples standard deviation estimator s = 2
zx standard score
zx = (x-x) / sx
X ~ distribution of X distribution of random variable X X ~ N(0,3)
N(μ,σ2) normal distribution gaussian distribution X ~ N(0,3)
U(a,b) uniform distribution equal probability in range a,b  X ~ U(0,3)
exp(λ) exponential distribution f (x) = λe-λx , x≥0
gamma(c, λ) gamma distribution
f (x) = λ c xc-1e-λx / Γ(c), x≥0
χ 2(k) chi-square distribution
f (x) = xk/2-1e-x/2 / ( 2k/2 Γ(k/2) )
F (k1, k2) F distribution
Bin(n,p) binomial distribution
f (k) = nCk pk(1-p)n-k
Poisson(λ) Poisson distribution
f (k) = λke-λ / k!
Geom(p) geometric distribution
f (k) =  p (1-p) k
HG(N,K,n) hyper-geometric distribution
Bern(p) Bernoulli distribution